Jaga Akurasi Data, KPU Ngawi Perkuat Sinergi dengan DPC Gerindra dalam Pemutakhiran Semester I
NGAWI – Semangat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola data partai politik yang berkualitas terus digencarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi. Pada Jumat (24/4/2026), jajaran pimpinan KPU Ngawi melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Ngawi dalam rangka Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026.
Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Ngawi, didampingi Anggota KPU Divisi Sosialisasi dan SDM, Divisi Teknis Penyelenggaraan, serta jajaran Sekretariat KPU Ngawi subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum. Kedatangan tim KPU disambut hangat oleh pimpinan DPC Partai Gerindra Ngawi beserta segenap pengurus partai di ruang pertemuan kantor setempat.
Berbeda dengan format pertemuan formal biasa, koordinasi kali ini dikemas dalam bentuk diskusi dua arah mengenai pemeliharaan data keanggotaan dan struktur kepengurusan partai agar tetap relevan dengan regulasi terbaru.
Anggota KPU Kabupaten Ngawi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Mohammad Prasetyo Nugroho, menegaskan bahwa akurasi data merupakan instrumen penting bagi partai politik maupun penyelenggara. Menurutnya, pemutakhiran berkelanjutan ini adalah bentuk pelayanan KPU untuk memastikan kesiapan administrasi partai sejak dini.
"Kami ingin memastikan komunikasi dengan Partai Gerindra berjalan dua arah, khususnya terkait sinkronisasi data pada semester pertama tahun 2026 ini. Akurasi data bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi untuk memastikan partisipasi politik yang valid dan akuntabel di Kabupaten Ngawi," jelas Prasetyo.
Pihak DPC Partai Gerindra Ngawi menyambut positif langkah proaktif KPU ini. Dalam pertemuan tersebut, pengurus partai berkesempatan melakukan konfirmasi mengenai beberapa poin teknis pembaruan data internal mereka.
Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari rangkaian maraton KPU Kabupaten Ngawi ke berbagai partai politik untuk memastikan seluruh elemen peserta pemilu memiliki pemahaman yang sama terkait standar pengelolaan data yang transparan dan profesional. (ATH/Tim JDIH KPU Kabupaten Ngawi, Foto: Davis)