KPU Batang Petik Nilai Integritas dari Kajian Novel Di Kaki Bukit Cibalak pada Kamis Sesuatu Seri Ke-57

Batang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang mengikuti Kajian Rutin Kamis Sesuatu Seri ke-57 yang digelar secara daring oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari Serial Advokasi Hukum Pemilu tersebut mengangkat novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari sebagai sarana refleksi untuk memperkuat integritas dan profesionalisme penyelenggara pemilu.

Kajian dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, acara diikuti oleh anggota KPU kabupaten/kota, Kasubbag TPPH, serta jajaran staf Subbagian TPPH se-Jawa Tengah.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Banyumas, Khasis Munandar, hadir sebagai narasumber dengan moderator Sigit Budiyanto. Dalam paparannya, Khasis menjelaskan bahwa novel tersebut menggambarkan perjuangan tokoh Pambudi dalam menegakkan kejujuran dan keadilan di tengah praktik penyalahgunaan kekuasaan di tingkat desa.

Melalui berbagai konflik yang dihadirkan, novel ini menyoroti persoalan politik uang, manipulasi administrasi, penyalahgunaan anggaran, dan diskriminasi politik. Pesan yang terkandung di dalamnya menegaskan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta kepemimpinan yang berintegritas dalam kehidupan demokrasi.

Khasis menekankan bahwa nilai-nilai yang diperjuangkan Pambudi selaras dengan tugas penyelenggara pemilu. Kejujuran dalam pengelolaan data, keteguhan menolak intervensi, dan komitmen terhadap aturan merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap hasil pemilu.

Melalui kajian ini, KPU Kabupaten Batang semakin meneguhkan komitmennya untuk menjunjung tinggi integritas, independensi, dan profesionalitas dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Karya sastra pun terbukti mampu menjadi media pembelajaran yang efektif dalam memperkuat nilai-nilai etika dan demokrasi.